JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Prinsip Penggunaan Pestisida Secara Benar dan Bijaksana

PALANGKA RAYA - Gaya hidup sehat merupakan keharusan dalam komposisi konsumsi sehari-hari. Mengingat makanan sehat, sudah pasti arahnya kepada konsumsi sayur dan buah-buahan. Sayuran dan buah-buahan memang kaya manfaat karena mengandung banyak vitamin dan serat yang dibutuhkan oleh tubuh, namun tetap ada bahaya yang mengancam terutama pada tanaman sayuran. Hampir seluruh tanaman sayuran budidayanya tidak lepas dari penggunaan pestisida, bahkan pada sayuran ‘organik’. Paparan pestisida dapat memicu penyebab penyakit kronis seperti kanker, alzheimer, diabetes serta penyakit neurodegenaratif.

Pestisida dibutuhkan petani untuk menjaga tanaman dari Organisme Pengganggu Tanaman (OPT). Selain itu pestisida juga menjaga tampilan fisik dari sayuran yang dipasarkan. Pada intinya penggunaan pestisida tidak bisa dilepaskan dari budidaya sayuran namun tetap harus berdasarkan pemahaman dan pertimbangan secara ekologi dan ekonomi.

Penyuluh BPTP Balitbangtan Kalimantan Tengah, Astri Anto, SP, M.Sc memberikan materi mengenai Prinsip Penggunaan Pestisida kepada Siswa/i Prakerin (13/02/2020). Dalam pemaparannya ia memberikan edukasi mengenai pengenalan jenis formulasi pestisida dan golongan pestisida berdasarkan OPT sasarannya.

“Pestisida adalah obat, jadi kenali dulu sakitnya apa, sasarannya apa baru diobati”, pesannya.

Hal tersebut penting disampaikannya karena banyak penggunaan pestisida di lapangan dilakukan dengan cara mencampur berbagai jenis pestisida sehingga cenderung menjadi kelebihan dosis dan tidak tepat sasaran. Akibat penggunaan tersebut bisa menyebabkan kematian atau bahkan hilangnya populasi musuh alami.

Setelah pemberian materi, siswa/i diminta untuk mengisi Kuisioner untuk mengukur pemahaman materi yang telah mereka terima. Dengan disampaikannya materi mengenai prinsip penggunaan pestisida ini diharapkan para siswa/i Prakerin dari SMKS Budi Mulya dan SMKN 7 Palangka Raya ini dapat menjadi penerus generasi petani Milenial yang dapat menerapkan penggunaan pestisida secara bijaksana..(Vidy)