JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Sistem Informasi Kalender Tanam Untuk Meningkatkan Indek Pertanaman Dan Produksi

BOGOR - Kalender Tanam Terpadu atau sering disingkat KATAM Terpadu adalah sebuah aplikasi sistem informasi yang bagi pengguna khususnya para penyuluh pertanian yang bekerja di tingkat lapangan.

Aplikasi ini selain mudah digunakan karena sudah berbasis adroid juga memberikan informasi yang sangat lengkap dalam menggaed petugas di lapangan.

Khusus untuk komoditas strategis kementerian pertanian padi, jagung dan kedelai, sistem inpormasi Katam Terpadu selain memberikan informasi waktu tanam, pilihan varietas, anjuran, pemupukan baik organik maupun kimia, juga memberikan info terkait organisme pengganggu tanaman. Informasi yang diberikanpun sangat luas dari tingkat kabupaten hingga kecamatan.

Sistem Informasi (SI) Katam ini selalu up to date dan diverifikasi serta divalidasi khususnya oleh Tim Gugus Tugas Katam, sehingga dapat digunakan setiap musim tanam, baik MK maupun MH. Saat ini SI Katam Terpadu versi 2.1 telah disempurnakan menjadi versi 3.0 dan pada MK 2020 ini diharapkan sudah bisa diimplementasikan, hal.ini menjadi salah satu output dari Workshop Peningkatan Indeks Pertananam (IP) yang diikuti Oleh Dr.Susilawati , penanggung jawab kegiatan peningkatan IP Kalteng yang diselengarakan oleh Balai Besar Pengkajian fan Pengembangan Teknologi Pertenian (BBP2TP Bogor) 10 -11 Maret 2020.

Dalam rangka mendukung program nasional Kostratani, diharapkan para penyuluh yang ada di BPP - BPP telah memahami dan mampu mensosialisasikan kembali kepada para petani, sehingga sistem usahatani yang dilaksanakan di wilayahnya telah mengacu kepada SI Katam Terpadu.

Sistem informasi yang terekam dalam aplikasi tersebut juga dilengkapi dengan informasi iklim khususnya curah hujan, yang teraplikasi menjadi waktu tanam, sehingga sangat membantu dalam mengatur waktu tanam yang tepat mengawali tanam di lapangan yang diperkirakan kebutuhan airnya tercukupi. Informasi ini juga dapat digunakan pada wilayah-wilayah yang indek pertanamannya (IP) masih rendah atau tanam masih sekali dalam setahun, sehingga akan dapat membantu dalam upaya meningkatkan indek pertanaman di lapangan, khususnya pada wilayah-wilayah yang minim ketersediaan air seperti lahan tadah hujan dan lahan kering. Selain itu SI Katam spesifik lahan rawa pun juga sudah tersedia. (Susilawati)

Untuk informasi lebih lanjut dapat hub BPTP Kalimantan Tengah website: www.kalteng.litbang.pertanian.go.id.