JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

PEDA KTNA IX Tahun 2010 Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah

PEDA KTNA IX Tahun 2010 tanggal 27 Juli - 2 Agustus 2010 di Kabupaten Sukamara, mengusung tema : Dengan Perbaikan Kualitas Produksi Pangan, Kita Wujudkan Kesejahteraan Petani. Acara ini dibuka dengan pemukulan gong sebanyak lima kali oleh Gubernur Kalimantan Tengah, Agustin Teras Narang, SH., dan dihadiri oleh Unsur Muspida, Pejabat Kementerian Pertanian, Bupati Se Kalimantan Tengah, SKPD, KTNA se Kalimantan Tengah, Kepala KTNA Yogyakarta, Kepala KTNA Kalimantan timur, Dinas-dinas terkait, HKTI, Asosiasi perkebunan se-Provinsi Kalimantan Tengah, Camat se-Kabupaten Sukamara, Kepala Desa, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, dan Peserta PEDA KTNA.

Gubernur Kalimantan Tengah, pada sambutannya diacara pembukaan PEDA KTNA IX menyatakan bahwa agribisnis merupakan kata kunci untuk mendorong usaha pertanian yang mampu menopang kehidupan petani dan nelayan. Dalam hal ini penerapan teknologi on farm di tingkat petani maupun nelayan perlu dilakukan pengawalan dan bimbingan yang intensif dari berbagai pihak yang terkait. Pengawalan teknologi dianggap penting karena wilayah Kalimantan Tengah berpotensi untuk pengembangan usaha pertanian yang produktif, usaha peternakan dan perikanan dengan sumber daya alam yang mendukung, serta usaha perkebunan dan kehutanan yang akan banyak menyerap tenaga kerja lokal, sehingga kedepannya sarana produksi harus dekat dengan sentra produksi.

Pada acara ini juga berlangsung penyerahan Piala Adipura Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah kepada tiga Kabupaten yaitu Kotawaringin Barat, Kotawaringin Timur, dan Sukamara. Serta penanda tanganan nota kesepahaman antara Badan Litbang Pertanian dan Pemerintah Daerah Kalimantan Tengah, yang diwakili oleh Dr. Joko Pitono dari BBP2TP dan Ahmad Dirman, Bupati Sukamara, yang disaksikan Gubernur Kalimantan Tengah.

Setalah acara pembukaan, acara dilanjutkan dengan Temu Wicara yang dipandu oleh Bupati Sukamara, Ahmad Dirman, dan Gubernur Kalimantan Tengah, sebagai Narasumber. Dimana masing-maisng pertanyaan mewakili wilayah utara, selatan, timur, barat dan tengah dari Provinsi Kalimantan Tengah. Menurut Gubernur, ada lima hal yang disimpulkaan dalam pertanyaan tersebut yaitu: (1) meningkatkan wirausaha, yaitu dengan perbaikan SDM petani, (2) sarana dan prasaranan yang menunjang produksi, (3) penyuluhan, (4) akses modal, dan (5) pasca panen dan distribusinya. Kelima hal ini merupakan kebutuhan petani yang wajib hukumnya untuk diperhatikan. Untuk menunjang hal ditas, pada tahun 2011, pertanian, peternakan, perikanan, perkebunan dan kelautan merupakan fokus yang akan diperhatikan, dengan melakukan pembenahan pada berbagai sektor, misalnya melakukan program irigasi yang akan dikonsentrasikan di wilayah barat, pendataan kembali kebutuhan pupuk (organik dan anorganik), penambahan ternak pada usaha peternakan, dan perbaikan akses jalan, terutama jalan-jalan produksi yang menunjang sentra produksi.