JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

BPTP lakukan konsolidasi Pendampingan Percapatan Tanam Kawasan Food Eatate

Bertempat di Aula gedung pertemuan BPTP Klateng,Rapat internal sebagai tindak lanjut rakor Kementan di Banjarmasin, Selasa(16/02/2021).

PALANGKA RAYA - Sebagai tindaklanjut dari Rapat Kordinasi (Rakor) yang dimpimpin oleh Sekjen Kementerian Pertanian di Banjarmasin menganai percepatan Tanam kawasan Food Estate Dadahup yang terkendala tingginya muka air di lahan petani, tergenang dan Banjir, BPTP Kalteng merespon cepat dengan melakukan konsolidasi internal rapat (15/02/2021) untuk menyusun langkah-langkah perndampingan pertanaman menyiapkan persemaian bibit padi untuk dipindahkan ke lahan petani. Benih padi varietas Inpari 42 disiapkan pertanaman padi yang belum terealisasi 1.000 ha di kawasan Dadahup Food estate Kapuas.

Rapat dipimpin oleh Kepala BPTP Kalteng (Dr.Ir. Syamsuddin, M.Sc) didampingi subkordinator KSPP (Dr.Dedy Irwandi,S.Pi,M.Si) dan dihadiri oleh Tim Pendampingan Food Estate BPTP Kalteng yang terdiri dari peneliti, penyuluh dan tenaga teknis.

Hasil rapat BPTP segera menugaskan tim ke lapangan untuk mengawal dan mendampingi mempersiapkan persemaian bibit padi, menentukan titik² lokasi persemaian mengingat kawasan yang akan didampjngi adalah 1.000 ha yang blm tertanam, membagi kawasan dalam klaster² dimana setiap klaster akan ditanami seluas 100 ha, sehingga ada 10 klaster yag akan dibuat titik² persemaiannya di lahan/pekarangan petani.

Diharapkan menjelang akhir Maret 2021 target luasan 1.000 ha musim tanam Sebelumnya dapat terealisasi.

Berita Terkait