JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Bidang Sorotan Kunjungan Kerja Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia ke Provinsi Kalimantan Tengah

Untuk memperoleh informasi langsung dari sumber pelaksana teknis pembangunan pertanian, Komisi IV DPR RI yang membidangi pertanian melaksanakan kunjungan kerja ke Kalimantan Tengah baru-baru ini. Rombongan yang beranggotakan 15 orang ini terdiri dari berbagai fraksi dan didampingi oleh Sekretariat Komisi IV dan staf Kementerian Pertanian. Sekretaris Jendral Pertanian dan Badan Litabang Pertanian mendapat mandat dalam pengawalan teknis rombongan selama kunjungan berlangsung. Sementara itu BPTP Kalimantan Tengah bergabung dengan instansi teknis Pemerintah Daerah Provinsi Kalimantan Tengah untuk mendampingi , memberi penjelasan dan menindak lanjuti bidang-bidang yang menjadi sorotan rombongan DPR RI.



Secara umum, pemanfaatan sumberdaya lahan yang ada di Kalimantan Tengah disarankan harus mengcu kepada Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang dalam waktu tidak lama akan diresmikan oleh pihak yang berwenang. Hal ini sangat penting menjaga keseimbangan antara pembangunan dan kelestarian lingkungan. Sektor-sektor yang memerlukan lahan luas seperti perkebunan kelapa sawit, karet dan pertanian ditata pada lahan yang memang secara potensi layak untuk diusahakan. Sementara untuk pemukiman, sarana perkantoran serta fasilitas umum diarahkan pada konsep pemanfaatan yang efisien dengan mempertimbangkan kebutuhan semua pihak yang terkait.

Budidaya ikan patin system keramba apung di sungai Kahayan mendapat komentar yang intensif . hasil wawancara menunjukkan bahwa permasalah pakan terutama pellet menjadi kendala budidaya. Selama ini pellet didatangkan dari pulau jawa dengan harga relatif mahal dan sering tersendat sehingga berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan ikan. Komentar yang positif antara lain menyarankan adanya pegolahan pakan pellet dengan bahan baku yang ada di Kalteng seperti cacing tanah, jagung, kedele dan dedak padi. Hal ini akan membuka peluang usaha budidaya cacing tanah yang populasinya secara alami melimpah di Kabupaten Barito Utara serta meningkatkan nilai tambah produksi dan hasil sampingan usahatani.


Sistem pengalokasian beras untuk masyarakat miskin (raskin) dinilai sudah berjalan dengan lancar. Wawancara dengan masyarakat penerima raskin mengindikasikan adanya peluang untuk meningkatkan jatah yang diterima per kepala keluarga mengingat persentase masyarakat miskin yang layak menerima raskin semakin menurun dari tahun sebelumnya. Selain kuantitas, kualitas beras raskin juga mungkin ditingakatkan dengan memperbaiki system pergudangan dan budidaya padi pasang surut, lebak, lahan irigasi dan lahan kering yang tersebar luas sehingga kualitas hidup masyarakat miskin bisa meningkat seiring dengan laju pembangunan pertanian di Kalimantan Tengah.

Pengolahan tanah yang efektif untuk pembukaan lahan tidur pada ekosistem pasang surut atau gambut sehingga bisa menekan biaya usaha tani padi dan palawija menarik minat rombongan untuk disoroti. Hal ini berkaitan dengan langkanya tenaga kerja di sector pertanian yang berdampak terhadap mahalnya biaya usahatani padi sawah pasang surut atau gambut. Aplikasi mekanisasi pertanian dari pengolahan tanah, menanam, menyiang dan panen merupakan salah satu solusi alternatif yang disarankan . secara lebih mendalam kajian aplikasi mekanisasi pertanian perlu dilakukan untuk mendukung solusi tersebut, selain itu pemanfaatan pupuk organic untuk menekan kebutuhan pupuk anorganik terutam sumber pupuk N,P dan K akan berdampak nyata terhadap penurunan biaya usahatani padi pasang surut ataupu lahan gambut.