BPTP Dukung Pemprov Kalteng Tekan Inflasi Pangan Melalui Gertam Babe

BPTP Dukung Pemprov Kalteng Tekan Inflasi Pangan Melalui Gertam Babe
PALANGKA RAYA - BPTP Kalimantan Tengah (Kalteng) dukung Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah tekan komoditas pangan pemicu inflaai melalui Gerakan Tanam (Gertam) Bawang dan Cabe (babe) yang dilaksanakan pada 18 September 2022.
 
Bertempat di UPT Balai Pengujian Mutu Pakan dan Hijauan Pakan Ternak yang berlokasi di Km 38 Kota Palangka Raya, kegiatan Gertam Babe dipimpin oleh Gubernur Kalteng (Sugianto Sabran) didampingi Wakil Gubernur Edy Pratowo dan Sekretaris Daerah (Sekda) Nuryakin.
 
Selain itu kegiatan ini dihadiri juga oleh Kepala Dinas TPHP Kalimantan Tengah (Sunarti) , Kepala Dinas Ketahanan Pangan Prov. Kalimantan Tengah (Riza Rahmadi), Walikota Palangka Raya (Fairid Naparin) dan unsur pimpinan SOPD Prov. Kalimantan Tengah dan Kepala BPTP Kalimantan Tengah (Dedy Irwandi) hadir bersama para penyuluh BPTP Kalteng pada kegiatan tersebut.
 
Sebagai upaya jangka pendek menekan inflasi pangan, pemprov membuka pasar murah dan pasar penyeimbang secara serentak se-Kalteng, kemudian untuk program jangka panjang, Gubernur Kalteng mencanangkan Gerakan Tanam Bawang dan cabe. Program jangka pendek juga memberikan subsidi kepada kelompok tani penghasil komoditas pemicu inflasi antara lain, beras lokal, bawang, cabe merah, telur ayam dan daging ayam ras.
 
Sebagai bentuk nyata adanya dukungan pada kesempatan ini BPTP Kalteng juga menyiapkan sebanyak 120 bibit yang terdiri dari 50 polibag bibit cabai, 50 polibag bibit terong ungu dan 20 bibit bawang daun yang diharapkan dapat bermanfaat dalam Gertam Babe pada hari ini dan sebagai bentuk dukungan bagi pemerintah dalam upaya menekan inflasi pangan.
 
Dalam kesempatan tersebut juga Gubernur Kalteng secara khusus meminta kepada BPTP Kalteng untuk dapat mengawal dan mendampingi dari aspek teknologi budidaya dan kelembagaan petani dalam program demplot komoditas penyumbang inflasi bawang dan cabai seluas 10 ha di Kota Palangka Raya dan diharapkan program ini berhasil dari seluas 30 ha lahan yang dipersiapkan untuk perkuat ketahanan pangan Kalimantan Tengah. (jen)