JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Koordinasi Perencaan Standar Instrumen Pertanian, BPTP Kunjungi Balai Pengujian Sertifikasi Mutu Beras UPTD Pemprov.Kalteng

Koordinasi Perencaan Standar Instrumen Pertanian, BPTP Kunjungi Balai Pengujian Sertifikasi Mutu Beras UPTD Pemprov.Kalteng
PALANGKA RAYA- Sebagai tindak lanjut dari PERPRES No 117 tahun 2022 tanggal 21 September 2022 merupakan organisasi Kementan pengganti Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) yang telah bertransformasi menjadi Badan Standardisasai Instrumen Pertanian (BSIP) yang mana tugas dan fungsi tidak lagi melakukan peneitian, pengkajian, pengembangan dan penerapan (Litbangjirap) tetapi BSIP akan melaksanakan fungsi standardisasi dan Penilaian Kesesuaian (SPK).
 
Untuk penugasan di daerah BPTP sebagai Unit Pelaksana Teknis daerah akan juga bertransformasi menjadi Balai Penerapan Standar Instrumen Pertanian (Balai Penerapan SIP) dengan tugas dan fungsi melakukan harmonisaai dan penerapan standar dan penilaian kesesuaian Instrumen Pertanian (SPK) spesifik lokasi. Ruang lingkup instrumen standar mencakup produk, jasa, sistem, proses dan orang/SDM.Untuk mengimplentasi pelaksanaan standar pertanian BPTP Kateng melakukan identifikasi, koordinasi dan sinergi dengan unit kerja/lembaga di daerah yang melaksanakan pengujian standar produk ataupun jasa pertanian, yaitu mendatangi kantor Balai Pengujian Sertifikasi Mutu Barang (BPSMB) Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Dinas Perdagangan dan Peridustrian Provinsi Kalteng, pada Rabu (16/11/2022).
 
Mengunjungi kantor Balai Pengujian dan Sertifikasi Mutu Barang (BPSMB) Kepala BPTP Kalteng (Dedy Irwandi) bersama subkord KSPP (Umming Sente) diterima langsung oleh Kepala Balai Pengujian dan Sertikasi Mutu Barang (Thomas Sembiring). Dalam pertemuan tersebut Kepala BPSMB mengatakan bahwa laboratorium BPSMB telah mendapatkan pengakuan Akreditasi dari Komite Akreditasi Nasional (KAN) sebagai lembaga penilaian kesesuaian untuk pengujian mutu beberapa komoditas utama yang saat ini telah terdaftar SNI nya adalah yaitu pengujian mutu beras.
 
Lebih lanjut disampaikan oleh Kepala BPSMB bahwa lembaga yang dipimpinnya melakukan pengujian terhadap produk komiditi yang menjadi unggulan daerah. Terdapat beberapa komoditi yang pernah dikerjakan selain beras (padi) yang sampai saat ini akreditasinya tetap terus dipertahankan dan ber SNI.
 
Beberapa komoditas itu adalah jagung, kopi, kakao, lada, karet dan rotan yang sebagian besar merupakan hasil pertanian dan perkebunan.Pengujian Komoditas komoditas tersebut akan dilakukan kemabali mengikuti permintaan dinamika pasar dan unggulan daerah. Selain itu kantor BPSMB saat ini juga menyiapkan peralatan untuk melakukan pengujian sertifikasi mutu pupuk yang beredar di Kalteng, peralatan umum dan SDM sdh tersedia, sambil menunggu peraatan khusus yang masih dalam proses pemesanan.
 
Kantor BPMB telah memiliki laboratorium Pengujian terstandar SNI dengan no register KAN: LP-437-IDN dan laboratorium Kalibrasi dengan no register KAN : LP-204-IDN.
 
Saat ini BPSMB telah menerapkan SNI 6128-2015 tentang standar mutu beras dan mempersiapkan untuk menstandarkan produk minyak goreng dan sawit atas permintaan beberapa pabrik di wilayah Kalimantan Tengah.
 
Kedepan BPSMB akan merintis pendirian lembaga Standar Produk (LSPro) yang mempunyai wewenang untuk memeriksa dan menentukan standar mutu suatu produk. LSPro berperan penting dalam mendukung kebijakan dari Pemerintah yang ada kaitannya dengan status SNI Produk. 
 
Dalam kesempatan kunjungan tersebut Kepala BPTP Kalteng menyatakan bahwa koordinasi dan sinergi ini perlu terus di intesifkan lagi, Kunjungan ini sangat bermanfaat untuk menambah wawasan tentang kegiatan standarisasi di bidang dan pengujian kesesuaian dan BPSMB akan menjadi mitra BPTP di daerah kedepan untuk menerapkan standar dan penilaian mutu produk pertanian yang berkualitas dan bermutu. (jen)