JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Dua Anugerah Inovasi Award Untuk BPTP-Balitbangtan Kalimantan Tengah

TANGERANG – Dalam rangka Hari Ulang Tahun Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian ke-42 dan HUT Kemerdekaan RI ke-72, Kementerian Pertanian meluncurkan Inovasi Teknologi Mekanisasi Modern Hortikultura. Acara yang dihadiri oleh Menteri Pertanian RI Dr. Andi Amran Sulaiman, berlangsung di Balai Besar Pengembangan Mekanisasi Pertanian, Serpong, pada Kamis 24 Agustus 2017. Bertepatan dengan acara tersebut Balitbangtan juga memberikan anugerah Agro Inovator Award 2017 kepada peneliti, perekayasa, pemuda inovator, dan lain-lain.

Pada Kesempatan ini BPTP Balitbangtan Kalimantan Tengah mendapatkan Dua Anugerah Agroinovasi Award, yaitu untuk Peneliti Teladan dan Pemuda Agroinovator. Dr. Susilawati, SP., M.Si, yang mendapat Anugerah Peneliti Teladan untuk kategori Peneliti Spesifik Lokasi, telah banyak melakukan kajian-kajian di bidang tanaman pangan, khususnya padi spesifik lahan pasang surut, tadah hujan dan lahan kering.  Rekomendasi teknologi yang dihasilkan dan kebijakan pengembangan teknologi spesifik lokasi oleh Pemerintah Daerah mendorong berkembangnya inovasi teknologi hasil Balitbangtan di tingkat petani, yang terbukti mampu meningkatkan pendapatan petani. Susilawati juga menekuni penelitian ratoon padi dan plasma nutfah tanaman pangan dan hortikultura.

Khusus anugerah untuk pemuda agroinovator, Kementan melalui Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian juga memberikan Penghargaan dan PIN Emas kepada bapak Suroto Santri Wahyudi, pemuda yang telah berhasil mengembangan perbenihan bawang merah, khususnya di lahan-lahan sub optimal yang tersebar luas di Kalimantan Tengah. Dorongan dan bimbingannya kepada pemuda tani lain yang tersebar di Kalimantan Tengah, untuk mengembangkan tanaman bawang merah, berdampak kepada meningkatnya luas tanam bawang merah, baik untuk pembibitan maupun konsumsi. Kalimantan Tengah yang sebelumnya hanya mengandalkan suplai bawang merah dari luar Kalimantan Tengah, telah mulai memenuhi kebutuhan bawang merah dari hasil yang ada, khususnya untuk perbenihan, yang dari tahun ke tahun terus meningkat.

Pada kesempatan ini, Mentan Dr. Amran Sulaiman menegaskan bahwa program-program pembangunan pertanian yang berbasis mekanisasi telah mendorong meningkatnya jumlah karya Peneliti dan Perekayasa Balitbangtan. Sebanyak 24 alat mesin pertanian yang diluncurkan saat ini adalah hasil para rekayasa Badan Litbang Pertanian. Beberapa mekanisasi pertanian tersebut yaitu mesin otomatisasi perbenihan modern, penghancur tanah, pencampur tanah, penabur tanah, penggulung, pemasang mulsa, alat tanam, smart green house, alat panen, sterilisasi ozon, in-store controlled room (penyimpan), pengemas benih dan pompa hybrid. (Humas-BPTP Kalteng)

Artikel Terkait