JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

PERLU SINERGI UNTUK SERAP GABAH PETANI

PULANG PISAU - (4 April 2018) Waktu tanam telah tiba, perisiapan lahan sudah dilakukan, tetapi masih banyak gabah dan beras petani yang belum terjual dengan harga layak, sehingga modal untuk usahatani jadi seadanya, demikian yang dilaporkan petani di kawasan sentra tanaman padi Kabupaten Kapuas dan Kabupaten Pulang Pisau kepada tim Serap Gabah Petani Kalteng, namun hal tersebut lambat laun dapat teratasi berkat sinergi dan kerjasama yang dilakukan antara Kepala Drive Bulog Kalteng (Faisal) dan Kepala BPTP Kalteng (Dr.F.F.Munier) saat melakukan peninjauan di tiga penggilingan padi di desa Gadabung, kecamatan Pandih Batu, kabupaten Pulang Pisau 4 April 2018.

Dari hasil kunjungan dilakukan pengujian kualitas beras untuk serap gabah petani yang menunjukan indikator memenuhi syarat untuk diserap Bulog dengan kadar air 14-15%, menir 2-5%, beras pecah maksimal 20%. Informasi dari petani binaan BPTP yang juga pemilik penggilingan padi, telah mengirim beras di atas 200 ton ke Subdivre Bulog Kapuas. Dari data Serapan beras di Divre Bulog Kalteng setiap hari sudah ada serapan beras mencapai 60 ton dengan harga Rp 8.030,- (beras Medium). Menurut Kepala Divre Bulog Kalimantan Tengah perlu adanya sinergisitas dan kerja sama yang kuat antara Bulog dan BPTP untuk mendorong dan mempercepat serapan beras ke Bulog, dan diharapkan BPTP agar terus mendorong pemanfatan inovasi teknologi, khususnya teknologi pengolahan pasca panen padi kepada para petani agar dapat menghasilkan beras yang berkualitas dengan kategori beras medium bahkan beras premium. (Dedy Irwandi)