JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Peternakan


Implementasi Teknologi Manajemen Pakan Berkelanjutan Untuk Pengembangan Sapi Potong di Kabupaten Pulang Pisau

Implementasi teknologi manajemen pakan berkelanjutan untuk mendukung pengembangan sapi potong dilaksanakan di Desa Kanamit Barat, Kecamatan Maliku, Kabupaten Pulang Pisau Kalimantan Tengah, dengan agroekosistem lahan pasang surut. Penerapan teknologi manajemen pakan berkelanjutan ini diupayakan untuk mengatasi permasalahan rendahnya produktivitas dan kinerja reproduksi sapi potong yang disebabkan oleh kekurangan pakan baik secara kualitas maupun kuantitas, karena ketersediaan rumput lokal di lahan pasang surut Kalimantan Tengah relatif berfluktuasi tergantung curah hujan (kemarau dan banjir).

Model Pengembangan Pertanian Perdesaan Melalui Inovasi Berbasis Integrasi Sapi-Sawit di Kalimantan Tengah

Pemberian Konsentrat Berbasis Limbah SawitPerkebunan kelapa sawit rakyat/plasma di Kalimantan Tengah mempunyai potensi besar untuk pengembangan sapi potong karena dalam perkebunan kelapa sawit tersedia pakan ternak sepanjang tahun, baik dari limbah sawit (pelepah, daun sawit), rumput, juga limbah pabrik pengolahan CPO. Bila diasumsikan tiap hektar kebun kelapa sawit rakyat/plasma mampu menyediakan pakan yang cukup untuk 1 ekor sapi potong, maka areal perkebunan kelapa sawit petani plasma di Kalimantan Tengah mampu menyediakan 91.289 ekor sapi potong. Sistem integrasi sapi-sawit telah lama dikenal oleh masyarakat dan telah mulai diterapkan secara luas, namun penerapannya belum optimal sehingga diperlukan upaya percepatan dan perluasan spectrum penyebaran inovasi teknologi ini yang dilakukan melalui kegiatan model Pengembangan Pertanian Perdesaan Melalui Inovasi (m-P3MI) yang dilaksanakan secara partisipatif oleh semua stakeholders pembangunan pertanian. Model Pengembagan Pertanian Perdesaan Melalui Inovasi (m-P3MI) merupakan suatu modus kegiatan diseminasi melalui suatu percontohan konkrit di lapangan, berupa peragaan inovasi teknologi, melibatkan satu kelompok tani atau lebih yang dilaksanakan secara partisipatif melalui pendekatan  on farm dan Participatory Beneficiaries Appraisal. Unit percontohan M-P3MI sekaligus berfungsi sebagai laboratorium lapang dan sebagai ajang kegiatan pengkajian untuk perbaikan teknologi dan perekayasaan kelembagaan pendukung usaha agribisnis.