Membangun Pertanian Di Kab. Gunung Mas

Ditulis oleh Administrator2 Hits: 872

GUNUNG MAS - Gunung Mas adalah salah satu Kabupaten di Kalimantan Tengah yang sempat menjadi kandidat Ibukota Negara pada 2019 lalu. Alamnya yang indah dengan jejeran bukit berbatu, air terjun yang memukau, tegakan pepohonan yang hijau, dan pasir putih di sepanjang sungai merupakan bukti nyata atas keindahan alam yang dimilikinya.

Emas, pasir dan kayu adalah sebagian dari kekayaan dan mata pencaharian utama masyarakat. Tidak heran jika kita melintasi pemukiman, yang terlihat adalah rumah-rumah permanen yang bagus dan layak, didukung fisik jalan yang sangat lancar, sebagai indikator level ekonomi rumah tangga mereka.

 

Bagaimana sektor pertanian di sini?

 

Komoditas pertanian yang juga sebagai andalan ekonomi keluarga adalah tanaman perkebunan, khususnya karet. Karet yang ditanam di sini tidak hanya karet lokal, tetapi karet-karet unggul yg sudah dikenal sejak tahun 1990 an melalui program UFDP (Upland Farming Development Project). Luas kepemilikan RT beragam, dan manfaat ekonominya telah dirasakan masyarakat. Tidak ketinggalan komoditas lainnya seperti pangan, hortikultura dan peternakan bahkan perikanan terus dikembangkan dan dimanfaatkan untuk memenuhi keperluan penduduknya.

 

Pemerintah kabupaten terus membangun dan berpikir keras untuk kesejahteraan masyarakatnya sepanjang masa. Jika saat ini sektor tambang dan hutan bisa menjadi andalan, bagaimana di masa mendatang? Mengingat hasil bumi ini akan berangsur habis. Demikian juga dengan karet, yang mengalami penurunan nilai dengan drastis. Tidak mudah bagi pemerintah dalam mencarikan alternatif usaha yang bisa menjanjikan pendapatan yang setara dengan pendapatan masyarakat saat ini (dari sektor tambang emas). Untungnya pemerintah tidak bosan dalam menggali berbagai alternatif dan mencobanya.

 

Saat ini komoditas Jagung adalah salah satu alternatif yang dipilih dengan pertimbangan resiko yang sangat minim, dan ketersediaan pasar yang jelas. Program Pengembangan jagungpun diawali dengan beberapa uji coba yang dilakukan di lahan-lahan BPP dan lahan warga, yang hasilnya mulai mendapat respon di masyarakat.

 

BPTP Kalimantan Tengah melalui kegiatan Diseminasi Penerapan Inovasi Teknologi untuk Meningkatkan Indeks Pertanaman, bersama bidang sarana dan Prasarana, bidang tanaman pangan dan bidang penyuluhan Dinas Pertanian Kab. Gunung Mas, serta Koramil dan Pemerintahan Desa akan mengawal pelaksanaan program jagung seluas 500 ha di kab. Gunung Mas, yang di dalamnya akan dilaksanakan Demplot seluas 25-50 ha.

 

Inovasi teknologi yang akan diaplikasikan bersama diharapkan dapat meningkatkan produktivitas jagung dan meningkatkan indeks pertanaman di lapangan. Sehingga lahan-lahan yang sebelumnya tidak dimanfaatkan menjadi tergarap, dan lahan-lahan yang dibiarkan setelah panen atau sekali setahun akan didorong untuk dimanfaatkan kembali, baik untuk komoditas padi, jagung atau komoditas lainnya. Sehingga akan terpola tanam menjadi jagung - padi atau jagung - jagung, dll. Pelaksanaannyapun tentu dengan memanfaatkan sumber-sumber air yg tersedia di setiap wilayah, seperti embung, sumur dangkal, pompa, anak sungai dll. Mengingat Kab. Gunung Mas didominasi oleh lahan kering.

 

Tidak ketinggalan pendampingan inovasi yang akan dilakukan akan dibarengi dengan pelatihan dan bimtek serta kunjungan lapang dan temu lapang serta temu kemitraan atau temu usaha.

 

Implementasi program di sektor pertanian th 2020 ini diharapkan dapat mendorong terwujudnya misi dan visi pemerintahan saat ini, yang strategi pencapaianya telah diramu ke dalam tiga pilar pembangunan internal yaitu :

Smart Agriculture

Smart Agro Tourism

Smart Human Recouse

(Susi)