JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Potensi Pengembangan Anggrek Spesies Di Kalimantan Tengah

Propinsi Kalimantan Tengah memiliki iklim yang sesuai untuk pertumbuhan anggrek spesies seperti Phalaenopsis sp, Paphiopedilum sp, Cymbidium sp, Bulbophylum sp, Grammatophyllum sp, Dimorphorchis sp, Ccoelogyne sp dan beberapa spesies anggrek lainnya.

Sembilan anggrek spesies yang mempunyai nilai komersil yang tinggi karena memiliki keindahan, aroma dan bentuk bunga yang menarik. Plasma nutfah ini dapat digunakan sebagai materi perbaikan genetik dalam membentuk varietas baru yang dapat diperdagangkan secara komersil antara lain: Anggrek Bulan Loreng, Vanda Dearei, Anggrek Ekor Tikus, Anggrek Semar, Anggrek Tebu, Anggrek Ekor Tupai, Anggrek Coklat, Anggrek Mutiara dan Anggrek Hitam.

Pada umumnya anggrek yang berasal dari lahan kering dan lahan berpasir hampir semuanya didominasi anggrek epifit seperti anggrek Genus Coelogyne sp, Bulbophyllum sp, Eria sp, Liparis sp, Vanda sp dan beberapa jenis anggrek lainnya yang memiliki daun yang agak tebal.

Sedangkan anggrek yang berasal dari lahan pasang-surut dan lahan bergambut didominasi oleh anggrek teresterial (anggrek tanah) seperti Genus Bromheadya, Phaius sp, Dipodium sp maupun beberapa anggrek jenis lainnya. Anggrek yang ada di daerah ini memiliki ciri daun tipis yang tentunya berbeda dengan anggrek epifit yang pada umumnya memiliki daun yang tebal.

Potensi Pengembangan

Anggrek spesies Kalimantan Tengah sangat cocok untuk dikembangkan secara komersial atau sebagai materi genetik untuk perbaikan sifat tanaman. Pada umumnya anggrek lokal yang ada memiliki waktu lama mekar bunga (vase life) sangat pendek, namun kelebihannya adalah beberapa jenis anggrek spesies memiliki intensitas waktu berbunganya relatif cepat dibandingkan anggrek yang berasal dari negara lain.

Oleh: Ronny Yuniar Galingging (Dimuat dalam Sinar Tani 14-19 April 2011)