JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Manfaat Probiotik untuk Ternak

“Dalam usaha peternakan hampir dua per tiga dari total biaya produksi terletak pada pakan. Banyak peternak terpaksa harus gulung tikar, karena meroketnya biaya pakan, yang tidak sebanding dengan hasilnya.  Untuk menyiasati hal itu  perlu dilakukan berbagai terobosan dalam pemberian pakan. Pakan ternak biasanya mempunyai kandungan energi yang berasal dari karbohidrat dan lemak, protein, vitamin dan mineral. Sebagian peternak  belum mengenal atau menggunakan pakan ternak probiotik”

Probiotik merupakan mikroorganisme tertentu yang ada dalam tubuh hewan dan akan menjamin pembentukan secara efektif organisme yang bermanfaat dalam tubuh inang (hewan) terutama sistem pencernaan karena mampu memperbaiki keseimbangan mikroflora usus. Probiotik mengandung bakteri menguntungkan yang dimasukkan kedalam pencernaan untuk  mendominasi bakteri yang menimbulkan penyakit  (patogen)  menurun. Probiotik dapat mengandung satu atau beberapa jenis mikroorganisme yang serupa (strain). Berbentuk  powder, tablet, padat berbentuk bulat (granula), serta seperti  campuran beberapa bahan yang lembek (pasta).

Probiotik bekerja dengan cara menekan populasi mikroba melalui kompetisi dengan memproduksi senyawa antimikroba atau melalui kompetisi nutrisi, merubah metabolisme  mikrobial dengan meningkatkan atau menurunkan aktivitas enzim, serta menstimulasi imunitas melalui peningkatan kadar antibodi atau aktifitas sel besar yang mampu mencerna bakteri dan sisa sel dalam jumlah yang sangat besar  (makrofag).

Tujuan Pemberian Probiotik

Pemberian  probiotik bertujuan untuk memperbaiki kondisi saluran pencernaan dengan menekan reaksi pembentukan racun dan metabolit yang bersifat bahan yang dapat mendorong atau menyebabkan kanker  (karsinogenik), merangsang reaksi enzim yang dapat menetralisir senyawa beracun yang tertelan atau dihasilkan oleh saluran pencernaan, merangsang produksi enzim yang diperlukan untuk mencerna pakan dan memproduksi vitamin serta zat-zat yang tidak terpenuhi dalam pakan.

Probiotik yang baik harus  efektif,  dengan memenuhi beberapa kriteria : memberi efek yang menguntungkan pada induk semang, tidak menyebabkan penyakit dan tidak beracun,  mengandung sejumlah besar sel hidup, mampu bertahan hidup di dalam kegiatan metabolisme dalam usus, tetap hidup dalam kurun waktu penyimpanan yang lama dan kondisi  lapangan, mempunyai sifat sensor yang baik, dan yang pasti harus menguntungkan bagi peternak.

Probiotik diklasifikasikan dalam dua tipe, yaitu kultur mikrobial hidup, sebagai contoh adalah probiotik starbio dan produk mikrobial fermentasi, contohnya adalah kulturyeast (Saccharomyces cerevisiae), Aspergilllus niger, A. oryzae dan Lactobacillus acidophilus. Pemberian probiotik diberikan  langsung  melalui mulut atau dicampur dengan pakan maupun air minum.

Pada saat ternak mengalami stres, keseimbangan mikroorganisme di dalam saluran pencernaan menjadi terganggu. Sistem pertahanan tubuh menurun dan bakteri-bakteri patogen berkembang dengan cepat. Pemberian probiotik dapat menjaga keseimbangan komposisi mikroorganisme dalam sistem pencernaan ternak, sehingga bisa  meningkatkan  daya cerna bahan pakan dan menjaga kesehatan ternak. Disamping itu penggunaan probiotik memberikan beberapa keuntungan  lain diantaranya: memperbaiki laju pertumbuhan ternak,  memperbaiki penggunaan makanan, hal ini dicapai dengan peningkatan efisiensi dari proses pencernaan sebelumnya, meningkatkan produksi telur, dan memperbaiki kesehatan; yang  mencakup ketahanan terhadap infeksi penyakit lain oleh antagonisme langsung atau dengan stimulasi kekebalan. Beberapa penelitian menghasilkan bahwa penggunakan  probiotik pada ransum dapat meningkatkan produktivitas ayam ras pedaging dan petelur serta ayam kampung. Disamping itu bahwa penambahan probiotik dalam ransum ternak sapi Bali telah memberikan pengaruh yang positif terhadap kinerja mikroba rumen.  Harmini. BPTP Kalimantan Tengah. Dimuat di sinar tani. edisi 7 – 13 Mei 2014 No. 3556 Tahun XLIV