JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

KARAKTERISASI DAN RESILIENSI TANAH TERDEGRADASI DI LAHAN KERING KALIMANTANTENGAH

ABSTRAK

Degradasi tanah merupakan isu penting karena terkait dengan pengelolaan lahan dan kualitas lingkungan berkelanjutan. Pemulihan tanah degradasi lebih tepat dilakukan, jika diketahui karakteristik atau resiliensinya. Tujuan utama penelitian ini adalah karakterisasi dan klasifikasi tanah terdegradasi di lahan kering di Kalimantan Tengah berdasarkan kualitas lahan (LQ) yang menentukan kelas kesesuaian lahan pada tipe penggunaan lahan (LUT). Kualitas lahan yang digunakan terdiri atas ketersediaan air(w), ketersediaan hara (n),toksisitas Al (t), ketahanan tanah terhadap erosi (e), dan deteriorasi tanah antropogenik (d). Tipe penggunaan lahan yang digunakan antara lain padi lokal, padi-padi-kedelai, karet, dan kelapa sawit pada tiga pola A, B, dan C. Tujuan lainnya adalah karakterisasi dan klasifikasi degradasi dan resiliensi tanah berdasarkan indeks lahan dan kelas kesesuaian lahan. Pengkelasan kesesuaian lahan secara parametrik didasarkan indeks lahan yang berasal dari pendugaan produksi komoditas masing-masing LUT berdasarkan kualitas lahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Alfisols memiliki daya dukung tertinggi ditunjukkan dengan indeks lahan yang lebih tinggi dari tanah lainnya pada LUT kelapa sawit. Indikator utama degradasi dan resiliensi tanah adalah LQ ketersediaan hara, ketersediaan air, dan toksisitas Al. Potensi tanah yang tinggi tidak menunjukkan kemampuan resiliensi, begitu pula sebaliknya bahwa potensi tanah yang rendah tidak menjamin rentan degradasi. Resistensi tanah di lokasi penelitian relatif tinggi. Lahan pertanian yang terdegradasi umumnya sulit untuk pulih kembali melalui masa revegetasi alami yang dikenal sebagai lahan tidur. Resiliensi alami maupun resiliensi antropogenik tidak banyak berbeda di tanah-tanah lahan kering Kalimantan Tengah. Taksa tanah tidak mampu menunjukkan perbedaan tejadinya degradasi dan resiliensi di lahan kering Kalimatan Tengah.

Kata Kunci :Degradasi, Resiliensi, Lahan kerinG

Oleh: M.A. Firmansyah, Sudarsono, H. Pawitan, S. Djuniwati, dan G. Djajakirana