JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Zone Agroekologi Kapet Sambun Sebagai Salah Satu Arahan Pembangunan Pertanian di Kalimantan Tengah

ABSTRAK


Kalimantan Tengah terbagi atas dua kawasan berdasarkan kondisi tipologi lahan yang sesuai yaitu kawasan pertanian lahan basah atau yang dikenal dengan pasang surut dan lahan kering. Lahan pasang surut memiliki daerah pengembangan kawasan andalan pengembangan ekonomi terpadu (KA PET) Kakab (Kahayan-Kapuas-Barito) serta Proyek Pengembangan Lahan Gambut Sejuta Hektar. Sedangkan di lahan kering dikenal kawasan andalan pengembangan ekonomi terpadu (KA PET) Sambun (Sampit-Pangkalan Bun) yang merupakan kawasan andalan tingkat regional propinsi, dimana kawasan ini dibuka untuk pengembangan proyek-proyek perkebunan yang menitikberatkan pada sektor agribisnis dan agroindustri. Daerah peruntukan lahan untuk perkebunan dalam sistem zone agroekologi untuk zone II perkebunan merupakan suatu kesatuan hamparan dan terkonsentrasi yang ditunjang sarana, prasarana dan infrastruktur penunjang yang memadai sehingga aspek agribisnis don agroindustri dimungkinkan berkembang baik. Sebagai pembanding ditampilkan zone IV tanaman pangan yang secara umum menempati suatu kawasan terpisah-pisah dan sebagian besar terdapat di sepanjang jalur aliran sungai. Kondisi tersebut menyebabkan sektor pertanian di kawasan andalan pengembangen ekonomi terpadu (KAPET) Sambun sulit untuk dikembangkan sebagai kawasan agribisnis maupun agroindustri seperti halnya komoditas perkebunan. xxx

Oleh:  A. Bhermana dan M.A. Firmansyah