JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Potensi Plasma Nutfah Tanaman Obat sebagai Sumber Biofarmaka di Kalimantan Tengah

ABSTRAK


Kalimantan Tengah dengan luas wilayah 15.380.000 ha atau 7.93% dari luas Indonesia banyak menyimpan keanekanagaman hayati (biodiversity), antara lain tanaman obat. Tanaman obat banyak tersebar di daerah-daerah pedalaman dan kawasan hutan Kalimantan Tengah yang merupakan habitat alami tanaman tersebut. Adanya eksploitasi hutan dan industri perkayuan yang semakin meningkat, kebakaran hutan serta pembukaan hutan untuk perkebunan, tambang dan pemukiman transmigrasi, maka spesies-spesies tanaman obat khawatirkan akan punah. Sebagian kecil masyarakat setempat sudah mengusahakan tanaman obat sebagai obat tradisional yang diambil baik dari akar, daun maupun buah, tetapi belum terinventarisasi dengan baik. OIeh karena itu perlu adanya upaya perlindungan dan inventarisasi tanaman obat sebagai pengetahuan tradisional dan kekayaan intelektual, yang pada waktunya nanti diperlukan sebagai referensi dalam pengembangan Iebih lanjut. Kegiatan eksplorasi dilakukan di lima kabupaten yaitu Kotawaringin Timur, Kotawaringin Barat, Barito Selatan, Barito Utara dan Murung Raya, mulai bulan Maret sampai dengan Desember 2005. Tujuan kegiatan ini adalah Mendapatkan informasi tentang jenis dan karakteristik tanaman obat secara ex-situ, dokumentasi serta informasi pemanfaatannya oleh masyarakat lokal. Kegiatan yang dilakukan meliputi: (I) Eksplorasi. (2) Karakterisasi, dan (3) Konservasi ex-situ, tiap kegiatan diikuti dengan dokumentasi data. Hasil kegiatan tersebut ditemukan 5 tanaman obat yang dapat digunakan sebagai sumber biofarmaka.

Kata kunci: eksplorasi, konservasi, karakterisasi dan tanaman obat.

Oleh : Ronny Yuniar Galingging