JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

KERAGAMAN GENETIK SAPI KATINGAN DAN HUBUNGAN KEKERABATANNYA DENGAN BEBERAPA SAPI LOKAL LAIN MENGGUNAKAN ANALISIS DNA MIKROSATELIT

ABSTRAK


Sapi Katingan adalah salah satu plasma nutfah ternak yang ada di Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah. Keberadaannya yang dikhawatirkan akan punah, perlu dilakukan perlindungan/konservasi. Karakterisasi adalah tahapan utama dalam program konservasi. Karakterisasi dilakukan secara molekuler dengan menggunakan 10 lokus mikrosatelit dengan tujuan untuk mengevaluasi keragaman genetik molekuler sapi Katingan di tiga subpopulasi dan hubungan kekerabatannya dengan beberapa sapi lokal lainnya. Sebanyak 72 contoh acak yang terdiri atas Pendahara 20 contoh, Buntut Bali 20 contoh, dan Tumbang Lahang 32 contoh digunakan dalam penelitian ini. Sementara itu, contoh sapi lokal lainnya adalah sapi Bali 11 contoh, sapi PO 6 contoh dan sapi Limousin 3 contoh. Hasil skrining 10 set lokus mikrosatelit pada sapi Katingan didapatkan 136 alel dengan kisaran 9 (ILSTS089) sampai 18 alel (ILSTS013) dan dengan rata-rata 13,6 alel per lokus. Jumlah alel pada subpopulasi Tumbang Lahang lebih banyak (10,8 alel), dibandingkan dengan subpopulasi Pendahara (10,4 alel) dan subpopulasi Buntut Bali (7,3 alel). Beberapa lokus tertentu menghasilkan alel diagnostik yang bervariasi dari 1-7 macam alel, yaitu lokus HEL013 dan BM1818 (4 alel), ILSTS026 (5 alel), ILSTS089 (6 alel), lokus ILSTS029 dan ILSTS036 masing-masing 7 alel. Alel-alel diagnostik lebih banyak ditemukan pada subpopulasi Tumbang Lahang, diikuti Pendahara, dan kemudian Buntut Bali. Nilai heterozigositas untuk masing-masing subpopulasi, yaitu Pendahara 0,454, Buntut Bali 0,478, dan Tumbang Lahang 0,529. Sedangkan nilai rataan heterozigositas (Ĥ) populasi yaitu 0,492. Secara genetik subpopulasi Tumbang Lahang lebih dekat hubungan genetiknya (0,169) dengan subpopulasi Pendahara, dibandingkan dengan subpopulasi Buntut Bali (0,173) dan juga lebih mempunyai kedekatan secara genetik dengan sapi PO (0,259) dibandingkan dengan sapi Katingan dari subpopulasi Buntut Bali (0,311) dan Pendahara (0,329). Secara keseluruhan populasi sapi Katingan berada dalam satu kluster dengan sapi PO.

Kata Kunci: Sapi Katingan, Mikrosatelit, Keragaman Genetik

Oleh: Bambang Ngaji Utomo, R.R. Noor, C. Sumantri, I. Supriatna, dan E.D. Gurnadi