JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

STRATEGI PENGEMBANGAN AGROINDUSTRI BERBASIS SISTEM USAHATANI TERPADU DI WILAYAH PASANG SURUT (STUDI KASUS: KABUPATEN PULANG PISAU PROVINSI KALIMANTAN TENGAH)

ABSTRAK

Kalimantan Tengah mempunyai luas lahan pasang surut berkisar 5,5 juta hektar merupakan lahan potensial untuk pengembangn pertanian. Pada umumnya sebagian besar lahan tersebut dapat diusahakan untuk tanaman pangan, hortikultura, perkebunan dan pertenakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor internal dan eksternal dalam sistem pengembangan usahatani. Terpadu di lahan pasang surut. Penelitian ini di laksanakan di Kecamatan Maliku dan Kecamatan Pandih Batu Kabupaten Pulang Pisau, dengan metode deskriptif, survei pada bulan Mei 2011 sampai Desember 2011. Metode analisis data menggunakan analisis SWOT. Hasil penelitian di peroleh beberapa [pilihan strategi yang dapat dilakukan dalam pengenbangan usahatani terpadu di Kabupaten Pulang Pisau Kalimantan Tengah adalah ; a) perluasan areal tanaman yang diusahakan, b) membangun sistem agroindustri, c) meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), d) memberikan akses permodalan petani dan perluasan pasar, e) meningkatkan modal usahatani. Posisi yang sangat strategis untuk Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau dalam mengembangkan usahatani terpadu berada pada kuadran I (pertama) atau tahap pertumbuhan yang agresif sehingga strategi pengembangan yang harus dilakukan adalah growth-oriented strategy atau menggunakan strategi SO yaitu memanfaatkan seluruh kekuatan yang dimiliki untuk merebut dan memanfaatkan peluang yang sebesar-besarnya.

Kata Kunci: strategi, sistem usahatani, lahan pasang surut, agroindustri

Oleh: Rustan Massinai, Putu Sudira, Muhjidin Mawardi, dan Dwidjono Hadi Darwanto