JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN DAN KLASIFIKASI KESESUAIAN LAHAN DI PANGKOH IX, KABUPATEN PULANG PISAU, KALIMANTAN TENGAH

ABSTRAK

Perubahan penggunaan lahan alami   umumnya berdampak negatif terhadap lingkungan, meskipun tujuannya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Survai klasifikasi kesesuaian lahan dapat membantu menyusun arahan pengembangan komoditas dan mengetahui kendalanya guna menilai kelayakan dan juga kelestariannya.  Lokasi penelitian dilakukan di wilayah Pangkoh IX, Kecamatan Maliku, Kabupaten Pulang Pisau, Provinsi Kalimantan Tengah. Perubahan tata guna lahan dilihat dalam tiga periode sebelum tahun 1980, tahun 1987 dan tahun 2013, sedangkan penetapan kelas kesesuaian lahan dengan mencocokkan  persyaratan  tumbuh  komoditas  tanaman  dengan  karakteristik lahan dalam setiap titik pengamatan.  Hasil menunjukkan bahwa telah terjadi perubahan ekosistem yang ditandai hilangnya lapisan tanah gambut yang sebelum 1980 masih dijumpai pada jarak 2,5 km dari Sungai Kahayan, maka pada tahun 2003 lapisan gambut hilang dan dijumpai pada jarak 9,5 km dari Sungai Kahayan.  Perubahan tutupan lahan yang sebelumnya hutan kini telah berubah  menjadi  pemukiman  hingga  perkebunan.    Kelas  kesesuaian  lahan aktual untuk  tanaman pangan lebih rendah yaitu kelas S3 (Sesuai Marjinal) hingga N (Tidak Sesuai), sedangkan untuk komoditas tanaman perkebunan lebih tinggi  yaitu  kelas  S2  (Cukup  Sesuai)  hingga  N  (Tidak  Sesuai).    Kelas  N umumnya terdapat pada lokasi pengamatan yang  memiliki kedalaman gambut 2 meter atau lebih.

Kata Kunci: kesesuaian lahan, tanaman pangan, tanaman perkebunan, Pangkoh IX

Oleh: M. Anang Firmansyah

Sumber: Prosiding Seminar Nasional Sains dan Inovasi Teknologi Pertanian Mendukung Percepatan Pembangunan Provinsi Lampung; Bandar Lampung, 23 Oktober 2014. Cetakan Tahun 2015. Buku 1. Halaman 218-232