JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Peraturan Tentang Pupuk, Klasifikasi Pupuk Alternatif dan Peranan Pupuk Organik Dalam Peningkatan Produksi Pertanian

Umumnya pelaku pertanian khususnya petani telah meyakini sepenuhnya bahwa pupuk yang diberikan kepada tanaman akan mampu meningkatkan produksi tanaman yang diusahakan. Kepercayaan terhadap penggunaan pupuk anorganik yang cepat bereaksi, mudah aplikasinya, dan sangat murah menyebabkan pupuk organik kurang popular di mata pelaku pertanian. Periode sebelum tahun 1999 merupakan masa keemasan penggunaan pupuk anorganik, dan sebaliknya masa suram untuk penggunaan pupuk organik.

Tahun 1990-an mulai terdengar upaya pemerintah mengurangi subsidi pupuk secara bertahap pupuk anorganik menyebabkan para petani dan pelaku pertanian resah, sebab ketergantungan yang tinggi terhadap penggunaan pupuk anorganik yang murah telah dipangkas pemerintah.

Pada masa tersebut mulai bermunculan berbagai jenis pupuk alternatif yang membanjiri pasaran, karena menawarkan harga terjangkau dan dengan mutu tidak kalah dengan pupuk anorganik yang disubsidi pemerintah. Pada masa tersebut pelaku pertanian juga mulai melakukan kombinasi menggunakan pupuk organik yang murah dan mudah didapat disamping pupuk anorganik. Bahkan tahun-tahun ini pelaku pertanian ada yang beralih mengunakan pupuk organik sepenuhnya, yang umum disebut sebagai sistim pertanian organik.

Baca selengkapnya (download pdf)